Yuk Cari Tahu Gejala Dan Penyebab Sembelit, Simak Disini

Posted on

Konstipasi merupakan salah satu gangguan pencernaan yang terjadi lantaran penurunan sistem kerja pada usus. Umumnya, hal ini ditandai dengan adanya keluhan susah buang air besar atau BAB yang tidak lancar.

Konstipasi ini biasanya membuat penderita tidak bisa buang air besar secara teratur, seperti kurang dari tiga kali dalam seminggu. Untuk anda yang ingin tahu lebih lanjut mengenai gejala dan penyebab sembelit ini, simak ulasannya berikut.

Gejala Konstipasi yang Perlu Anda Tahu

gejala konstipasi
gejala konstipasi

Konstipasi umumnya mempunyai gejala yang beragam. Sehingga, setiap orang memiliki tanda tanda yang berbeda. Biasanya, seseorang yang mengalami masalah kesehatan satu ini akan cenderung sulit untuk buang air besar.

Kemudian, ketika ia BAB maka fesesnya akan memiliki tekstur yang keras dan kering. Tanda selanjutnya adalah BAB yang kurang dari tiga kali selama seminggu atau lebih.

Ketika mengalami kondisi satu ini, maka perut pun akan terasa lebih kencang, penuh dan juga padat. Bahkan dalam kondisi tertentu juga bisa menimbulkan sakit perut yang menyebabkan mual.

Apabila sembelit telah dalam kondisi yang parah, maka feses pun akan berdarah atau setelah anda buang air besar akan mengeluarkan darah. Terkadang, penderitanya juga akan mengalami rasa tidak puas setelah BAB, karena masih merasa ada yang tersumbat.

Apa yang Menyebabkan Konstipasi?

kurang makan buah dan sayur
kurang makan buah dan sayur

Pada umumnya, masalah kesehatan ini bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor. Pertama, pola makan yang buruk menjadi salah satu hal yang menyebabkan terjadinya konstipasi. Jika anda kurang mengkonsumsi buah dan sayur, maka akan menjadi salah satu penyebab susah buang air besar.

Hal ini dikarenakan kedua makanan tersebut mengandung serat yang berfungsi untuk membuat feses menjadi lunak, sehingga mudah untuk dikeluarkan.

Adanya kondisi medis tertentu juga bisa menjadi salah satu hal yang menyebabkan sembelit. Sebut saja seperti penyakit Parkinson, diabetes, multiple sclerosis, ataupun hipotiroid dan hipertiroid.

Selain itu, penyumbatan yang terjadi pada usus juga dapat terjadi dikarenakan adanya penyakit kanker perut, kanker colorectal dan juga fisura anal bisa menjadi hal yang menyebabkan konstipasi.

Selain itu, apabila anda memiliki kebiasaan yang malas bergerak maka hal tersebut juga bisa membuat anda menderita kondisi kesehatan satu ini. Pasalnya, untuk membuat kotoran mampu melewati usus dengan lancar, maka pergerakan tersebut haruslah dipicu dengan gerakan tubuh yang anda lakukan.

Sehingga, apabila anda malas bergerak dan sering duduk dalam waktu yang cukup lama, maka nantinya gerakan pada usus akan melambat.

Hal inilah yang menyebabkan kotoran jadi semakin susah untuk melewati usus dan membuat susah BAB. Tak hanya itu saja, ketika anda hamil maka sembelit juga menjadi salah satu masalah yang anda hadapi.

Pasalnya, perubahan hormon dapat membuat otot usus menjadi mengendur. Sehingga hal ini akan membuat kinerja pergerakan usus semakin melambat.

Dengan adanya kondisi tersebut akan bisa membuat kotoran akan bergerak lebih lambat jika melewati usus dan menyebabkan menjadi susah buang air besar.

Bukan hanya itu, faktor hormon yang dimiliki oleh ibu hamil umumnya, juga karena suplemen penambah zat besi yang diresepkan oleh dokter kandungan. Ternyata, suplemen tersebut mampu meningkatkan resiko untuk terkena konstipasi yang lebih besar.

Untuk mengatasi masalah tersebut, ada baiknya anda rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak serat. Sehingga nantinya akan membuat anda lebih mudah untuk buang air besar.

Masalah kesehatan satu ini tentu saja tidak bisa disepelekan, pasalnya anda akan bisa mengalami kondisi kesehatan yang lain akibat penyakit satu ini. Sebut saja, perut yang menjadi mulas ataupun feses yang mengeluarkan darah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *