Tips Tepat Untuk Memilih Jurusan Arsitektur Atau Sipil, Jika Binggung

Posted on

Biasanya pertanyaan ini akan selalu muncul kepada mereka yang sekolah di SMK dengan jurusan teknik gambar bangunan atau biasanya orang kenal dengan sebutan jurusan TGB.

Jurusan tersebut mempelajari tentang enginering secara keseluruhan dalam skala kecil. Yang di pelajari disana adadalah bagaimana tahapan tahapan dalam merancang sebuah bangunan mulai dari nol sampai bangunan tersebut terwujud.

Sebelum mewujudkan dalam bentu bangunan secara asli, Bidang ini akan memebuat perencanaan terlebih dahulu yang sudah di lakuakn riset di dalamnya. Terkait dengan bagaimana rencana desain nantinya yang meliputi banyaj hal muldai dari desain tampak sampai penataan ruangan yang nyaman jika untuk di huni biar tidak sumpek.

Karena inilah fungsi jurusan TGB yaitu merencanakan sebuah bangunan yang indah dan berseni lebih dari desain kuli bangunan biasa terus bagaimana carana mewujudkan agar bangunan tersebut enak di tempati dan bangunan yang sehat untuk di huni dalam jangka panjang.

Tidak mungkin cuma sekdar asal bangun tanpa memperhatikan faktor kesehatan, Karena yang menempati bangunan tersebut adalah manusia yang membutuhkan ruangan yang sehat agar enak dan nyaman. Ruang atau bangunan yang sehat adalah jika rumah tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik, di tgb ada caranya supaya bangunan tersebut tidak udaranya seger dan enak.

Bicara soal Lulus Dari TGB, Selain Kerja Banyak Juga Yang Ingin Kuliah…..

Untuk yang kerja bisa jadi karen dia tidak mau lagi merepotkan orang tua dan kasian dengan orang tua yang selalu membiayai nya dengan kondisi yang semakin melemah. Makanya dia mandiri karena menganggap umuran lulus dari smk sudah termasuk dewasa yang siap untuk mencari uang dari hidup secara mandiri tanpa di kasih uang lagi setiap harinya oleh orang tua.

Namun setiap orang beda pikiran dan cara pandang, Ada juga yang mereka merasa bahwa lulusan SMA masih tergolong umur muda yang masih riskan untuk kerja sehingga mereka melanjutkan sekolahnya ke pendidikan yang lebih upgrade.

Mungkin juga untuk mempersingkat waktu dan demi kebaikan karir sendiri makanya dia segera untuk mendaftar kuliah supaya setelah lulus cepat dapat kerja karena ijasah yang di pakai buat mendaftar merupakan ijasah pendidikan tinggi yang pastinya punya ilmu lebih banyak hasil dari mempelajari selama kuliah di perguruan tinggi.

Teknik Arsitektur & Teknik Sipil Ada kedua Jurusan Yang Paling Di Cari Anak TGB Karena Searah, Namun Tidak sedikit Yang Binggung

Ini adalah masalah oleh orang orang yang berkeinginan untuk mempelajari ilmu pembangunan atau enginering yang terdapat pada kedua jurusan banyak di banggakan masyatakat yaitu sipil dan juga arsitektur. Sebelumnya apa sih perbedaan antara ekdaunya?

Sebelum memilih prodik mana yang bagus di antara kedua bidang pembangunan tersebut alangkah baiknya mengetahui dulu apa perbdaaan keduanya karena kedua jurusan ini bisa di bilang bersaudara karena nyemplung di bidang yang hampir sama…

Mulai Dari Tenik Architetcure/Arsitek

Di teknik ini untuk membuat sebuah rancangan perlu proses yang cukup panjang yang ilmunya belum ada di TGB, Maklum karena S1 adalah pendidikan yang mempelajari ilmu lanjutan secara mendalam. Kamu akan belajar bagaimana caranya membuat desain yang bagus memiliki estetika seni menarik kalau di lihat mata.

Bukan cuma sekedar desain saja tapi bagaimana caranya agar desain yang sudah jadi ketika di lihat oleh orang lain sebelum di bangun memiliki kesan positif yang bagus biasanya pujian adalah salah satu penilaian positif sebuah perencanaan dan perancangan.

Inti dari bidang yang mempelajari ilmu desain ini adalah bagaimana cara membuat sebuah bentuk bangunan atau perencanaan sesuatu nilai yang lebih dari segi keindahan dari bentuk fisik. Karena yang di nilai dari seorang arsitek adalah nilai seni dari wujud karya tersebut.

Walaupun yang di pelajari di arsitektur bukan cuma seni dan design saja yang harus di pahami. Namun juga bagaimana cara menciptakan ruangan yang ada di dalam bangunan tersebut bisa berfungsi dengan baik.

Apa yang di masksud fungsi yang baik dari membuat sebuah ruangan?

Yaitu ruangan tersebut brfungsi sesuai dengan fungsinya contohnya begini…

Kita akan merenakan sebuah ruang kelas untuk sekolah SMA. Sebelum menentukan ukuran kelas maka kita harus tahu ada berapa siswa perkelasnya dan berapa kebutuhan luas yang di perlukan untuk 1 orang siswa dalam m2.

Maka dari sini kita bisa menetukan sebuah luas ruangan yang baik sesuai dengan fungsinya.

Selain itu yang di pelajari dalam ilmu arsitek di antaranya :

  1. Membuat perencanaan gambar berdasarkan analisa
  2. Membuat program ruang
  3. Menentukan material yang di pakai
  4. Membuat perhitungan luasaan banguanan
  5. Memperhatikan kenyamanan sebuah ruangan
  6. Marketing karena tentunya desain kita tidak akan di kenal tanpa memperkenalkan kepada banyak orang dengan cara kita sendiri
  7. Dan masih banyak lagi.

Inilah sekilas pekerjaan yang di lakukan orang arsitektur. Bidang ini bvekerja lebih ke bidang di gital atau tidak nyata seperti membaut desain yang berupa digital, perhitungan digital berbeda dengan sipil yang langsung pelaksanaan ke wujud nyata. Lanjut ke teknik sipil

Mengenal Teknik Sipil

Sipil inilah yaang akan merelaisasikan gambar gambar yang sudah di buat oleh arsitek yang masih dalam wujud kertas.

Pada dasarnya bangunan tersebut sudah jadi namun masih dalam wujud garis garisan pada kertas yang di gambar dengan autocad atau secara manual dengan kertas karkir.

Gambar ini akan di pakai untuk merelisasikan sebuah bangunan sesuai dengan gambar yang sudah di buat. Pekerjaan dan pelaksanaan di lapgangan tinggal mengikuti apa yang tertuang pada gambar meliputi ukuran pekerjaan, posisi sampai material yang di gunakan.

Jadi disini pengawas pekerjaan tinggal ikuti instruksi pekrejaan yang sudah jadi saja. Dan ini menjadi tugasnya orang sipil. Mereka mewujudkan perencanaan gambar ke dalam bentuk nyata.

Selain itu sipil juga mempelajari tentang ilmu konstruksi…

Bangunan tidak segampang itu di wujudkan ke bentuk asli dengan begitu saja. Perlu analisan dan perhitungan konstruksi pada banguann itu. Lihat sendirikan pekerjaan yang di pasang bukan kapas atau kertas yang enteng.

Tapi besi dan juga beton yang beratnya jika menimpa manusia maka akan tewas seketika. Kalau asal asalan mendikan sebuah bangunan tanpa memperhatikan konstruksi maka resikonya bisa jadi bangunan itu akan rusak dan runtuh.

Dikarenakan pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan kualifiksai konstruksi pekerjaan.

Kalau masih binggung tentang kualifiksai konstruksi saya akan beri contoh untuk lebih mudah memahaminya.

Seperti kita ketahui pondasi bangunan memiliki berbagai macam jenis model nya. Ada pondasi batu kali yang biasanya di pakai untuk pondasi rumah dengan tingkat 1 lantai.

Untuk gedung tinggi pencakar langit yang memiliki lantai sampai 40 tidak mungkin pakai pondasi kaya gitu yang ada belum di bangun udah runtuh.

Karena kualifiksai untuk bangunan tinggi pencakar langit yang jumlah lantainya ada banyak sampai 10 lantai keatas pondasi yang harus di pakai adalah jenis pondasi tiang pancang.

Tujuanya agar bangunan menjadi aman, Karena mau gimana juga bangunan tersebut akan di pakai manusia yang harus aman agar saat di pakai tidak melukai dan mencelakai orang yang berada di dalamnya.

Ini baru contoh pondasi dari sebuah bangunan saja, Untuk pekerjaan lain juga mempunyai kualifiksai masing masing sesuai dengan bangunan yang akan di terapkan nantinya.

Itulah Kedua Perbedaaan Jurusan Arsitektur Juga Sipil Enginering Yang Kerjanya Biasanya Bareng….

Namun Saya Binggung Mau Masuk Jurusan Mana Sipil Atau Arsitektur Yang Pas Banget untuk Saya Agar Tidak Menyesal?

Ini merupakan hal yang penting sekali, Karena dari sinilah yang akan menentukan pasion mu kedepan nantinya dan jangan asal asalan pilih jurusan. Karena sudah banyak lulusan mahasiswa di luar sana yang menyesal karena dulunya mereka ambil bidang kuliah yang tidak sesuai dengan keinginan mereka atau tidak cocok denga baka t yang di miliki.

Untuk menetukan Jurusan Diantara keduanya, Langkah Pertama yang harus di lakukan adalah dengan meriset diri sendiri.

Lebih suka dengan seni yang atau pekerjaan yang abstrak atau yang akurat hitung menghitung. Untuk yang suka dengan berimajinasi dan suka membuat sebuah gambar yang abstrak bisa memilih jurusan arsitektur karena bidang ini lebih mempelajari sebuah seni yang arahnya ke abstrak.

Walaupun di arsitektur juga harus memperhitungkan perencanaan secara akurat tapi ilmu ini lebih ke berimajinasi bagaiman caranya menciptakan tempat rumah tinggal atau tempat manusia dengan kalau di lihat itu mempunyai seni tersendiri.

Namun untuk yang tidak suka dengan bermajinasi dengan otak kanan, Kareka kurang menyukai senin lebih suka hitun menghitung lebih bai masuk ke teknik sipil. Karena dalam ilmu sipil dia mempelajari dan menganalisa bagaimana bangunan tersebut terwujud dengan perhitungan yang matang sebelumnya.

Ada banyak perhitungan yang di lakukan selain menghitung volume, juga menghitung kualifiksai konstruksi.

Kakalu Suka Ini Berarati Kamu Orang Yang Cocok Untuk Masuk Keteknik Aristektur

Orang arsitek ini lebih dominan ke digital membuat sebuah gambar perencanaan yang di dalamnyaau. Yang tentunya pekerjaan lebih dominan di lakukan di dalam ruangan atau kontor.

Berebda dengan orang sipil dimana mereka langsung datang kelapgangan untuk melihat secara langsung pekerjaan tersebut berjalan dan berproses yang mau tidak mau mereka harus keluar ruangan dan berada di lapangan secara panas panasan untuk mengontol pekerjaan yang sedang di kerjakan pada saat itu.

MANA YANG LEBIH KUAT UNTUK MENTUKAN JURUSAN PALING SERASI

  • ARSITEKTUR – Suka Berimanginasi – Keerja Di dalam Ruangan
  • SIPIL – Suka Menghitung – Kerja di luar ruang/lapangan.

Dari kedua poin tersebut kamu akan mendapatkan jawab yang paling pantas untuk memilih jalan bidang mana yang tersesuai dengan kemampuan atau bakat dan kesukaan yang kita miliki.

Karena memilih bidang atau pekerjaan tidak asal asalan biar enjoy ngerjainnya harus yang sesuai dengan kegembiraan/skill dari diri kita pribadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *