∞ Jibril Menyumpal Mulut Firaun Dengan Lumpur, Khawatir Allah SWT Merahmatinya

Pro-rahasia.com, Firaun di kisahkan dalam islam dia adalah sosok orang yang sangat angkuh dan sombong karena menganggap dirinya adalah tuhan. Saya pernah mendengar guru agama saya mengatakan bahwa firaun ini dari kecil sampai dia mati tidak pernah yang namanya sakit, Selalu sehat. Firaun merupakan raja pada zamannya yang memiliki harta yang berlimpah. Namun pada suatu masa Nabi Musa AS mendatanginya dan menyuruhnya bertaubat namun firaun menolak untuk bertaubat karena masih menganggap dirinya adalah tuhan.

Langsung ke akhir cerita, Pada waktu itu nabi musa dan romobongannya lari dari kejaran firaun. Dengan mukjizat atas izin Allah SWT laut terbelah menjadi dua dengan tongkat nabi musa yang di pukulkan ke laut itu. Berlarilah romobongan Nabi Musa as ke seberang melalui lautan yang sudah terbelah. Ketika Nabi mus as dan romobongan sudah sampai ke ujung terlihat firaun dan rombongannya mengejejar musa melalui lautan yang di belah tadi. Namun ALLAH SWT membinasakannya dengan mengembalikan lautan tadi bersatu sehingga firaun dan bala tentaranya tenggelam di laut tersebut.

Saat detik detik terakhir firaun akan mati dan binasa dia teringat akan sosok tuhan yang lebih agung dari pada dirinya, Tuhan ALLAH SWT. Fir’aun pun berkata, sebagaimana Allah ceritakan dalam QS Yunus ayat 9. “Aku percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil.”

Namun di waktu yang bertepatan dengan hal tersebut jibril bergegas menyumpal mulut firaun dengan Halul Bahri yaitu lumpur hitam yang ada di dasar lautan karena khawatir dia akan mendapat rahmat Allah swt.

Jibril berkata, “Wahai Muhammad! Andai saja kau melihatku saat mengambil lumpur hitam lautan lalu aku sumpalkan ke mulutnya, karena khawatir rahmat menghampirinya.” (HR At-Tirmidzi 3320, 3321).

Dalam riwayat lainnya Rasulullah menyebutkan bahwa Jibril menyumpalkan tanah ke mulut Fir’aun karena khawatir mengucapkan “La ilaha illallah,” sehingga Allah akan merahmatinya, atau khawatir Allah akan merahmatinya dan diterima tobatnya.

Mengapa jibril melakukan demikian? Karena jibril benci dengan mereka yang keras dalam kekafiran, kerusakan, memerangi Islam dan menyiksa orang-orang mukmin.

Lihatlah sifat firaun? Jibril Khawatir Dia Beriman

Sumber https://satujam.com

Padahal yang di lakukan firaun sudah sangat melampaui batas, Dia menganggap dirinya adalah tuhan, menyiksa orang orang mukmin, Membunuh bayi bayi laki laki pada zaman itu. Kejam dan anarki. Sepertinya dengan sifatr seperti itu sulit untuk di maafkan. Namun apa ??? Jibril Khawatir di akhir hayat firaun beriman dan berucap Laa Ilaaha Ilaallah.

Jibril khawatir Firaun mendapat Rahmat ALLAH SWT (Dengan Sifat Yang Demikian) Itu artinya Pintu Taubat Allah swt sangatlah luas, Rahmatnya swt sangat luas, Dialah Sang Maha Pengampun dan penghapus dosa kepada semua mahluknya yang bertaubat kepadanya dan beriman kepadanya.

Jangan putus Asa dengan Rahmat Allah swt, Karena dosa dosa Dari Nabi Adam sampai manusia terakhir jika di bandingkan dengan Rahmat ALLAH SWT Masih berat rahmatnya. Setujuu?  Bertaubatlah, teruslah beristighfar dengan ALLAH swt sampai kita bosan melakukan maksiat lagi.

Baca Juga (Allah SWT Berpesan Agar Tidak Putus Asa Dalam Rahmatnya Yang Sangat Luas)

∞ Jibril Menyumpal Mulut Firaun Dengan Lumpur, Khawatir Allah SWT Merahmatinya | prorahasia | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *