∞ Belajar Sabarnya Nabi Ayyub, Sungguh Setelah Kesulitan Ada Kemudahan

Pro-rahasia.com, Semua takdir kita sudah di tuliskan oleh Allah swt di Lauhul Mahfudz, Sebelum kita lahir takdir itu juga sudah ada, Jadi jika dalam hidup kita ada musibah yang lewat menimpa kita dalam kondisi kita sedang senang atau sedang di beri kenikmatan yang luar biasa oleh ALLAH SWT, Istri cantik, Anak anak soleh, Kekayaan harta, dan semuanya jika suatu saat nanti ada musibah yang menimpa kita jadi sabar saja tidak perlu bersedih hati karena semua itu dari Allah swt dan dialah nanti yang akan mengganti musibah tersebut dengan kemudahan. Khusus untuk orang orang bersabar

lihatlah janji Allah swt:

Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 6)

Untuk orang yang berpasrah diri kepada Allah SWT, Bersabar dan bertawakal kepadannya yakinlah semua yang ada di dunia ini sudah dalam garis kuasannya. Dialah maha kuasa dari segala yang berkuasa, Semua terjadi atas izinya termasuk juga musibah yang menimpa kita. Bersabarlah berlajar dari Nabi ayub AS yang bersabar dengan musibah yang menimpanya dan dia tidak ada mengeluh sedikitpun.

Nabi Ayyub AS ini pada zamannya adalah seorang Nabi yang gagah dan dermawan tidak pernah marah dan selalu memaafkan, Hartanya banyak, anaknya gagah gagah, istrinya cantik. Kesempurnaan kenikmatan tertimpa kepada Nabi Ayyub AS. Nabi menikah umur 30 th dan istrinya 20 th, Namun suatu ketika Allah swt memberi dia cobaan dalam waktu 3 hari saja, Semua kenikmatan sirna padanya.

Di hari pertama, Allah swt menurunkan penyakit kulit kusta kepada seluruh tubuhnya sehingga orang orang pada zaman itu pergi meninggalkan Nabi ayyub karena takut ketularan hanya istri dan anak anaknya saja yang masih menunggu nabi ayyub.

Di hari kedua, Anak anak nabi ayub yang gagah meninggal keruntuhan. Kerajaannya pada saat itu runtuh dan menimpa anak anaknya sehingga meninggalah semuanya. Hanya tinggalah dia dan istrinyas sahaja.

Di hari ketiga, Semua ternaknya yang sangat banyak mati kena pneyakit. Namun itu hanya terjadi pada nabi ayyu saja. Ternak orang lain di sekitarnya tidak ada yang mati dan terserang penyakit.

Sekarang terlepaslah semua kenikmatan yang ada pada nabi ayyub. Pada saat itu umurnya 50 tahun dan dia menikah umur 30 tahun. Berjalanlah waktu hingga 18 tahun namun nabi tidak pernah sedikitpun mengeluh kepada Allah swt. Karena dia sadar di Lauhul Mahfudz semua takdir sudah tertulis sehingga dia menjalaninya dengan sabar saja dan tidak pernah mengeluh kepada Allah swt.

Sudah 18 th terkena musibah dan penyakit kulitnya masih mendera di badannya, Akhirnya istrinya bilang kepadanya engakaukan Nabi, Mintalah kepada Allah swt supaya penyakitmu tersebut di hilangkan. Kalau anak dan harta nanti saja yang penting engkau sembuh dulu. Nabi bilang kita di beri kenikmatan selama 20 tahun kepada Allah swt dan sekarang musibah yang menimpanya baru berjalan 18 tahun. Masih ada 2 tahun kenikmatan yang di beri kepadanya sehingga Nabi malu kalau meminta kepada Allah swt.

Akhirnya setelah 20 tahun genap musibah menimpanya dan penyakit masih berdera di tubuhnya. Barulah nabi memohon dan berdoa kepada Allah swt dengan sangat santun, Nabi berdoa dan mengatakan kepada Allah swt dan hal ini pun tertulis di dalam Al Quran:

“(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang”. (QS. Al Anbiya’: 83)

Dengan kasih sayang Allah swt, Dengan orang orang yang sudah berhasil bersabar dan doa Nabi Ayyub di perkenankan. Nabi di suruh menghentakan kakti sehingga keluar air dan air tersebut di gunakan untuk membasuh seluruh tubuh nabi seketika itu juga kulitnya jadi sehat kembali badannya jadi segar dan sehat seperti sedia kala. Di masa ini umur nabi Ayyub sudah 70 th.

Kekayaan nabi juga di kembalikan kepadannya, Kemudian Nabi di karuniai anak hingga 12, Setiap lahir kembar dua, lahir lagi kembar dua. Kenikmatan di gandakan kepada Nabi Ayyub karena dia sudah bersabar dan tidak mengeluh sedikitpun kepadanya swt dengan musibah yang sudah terjadi padanya karena dia sadar hal tersebut sudah di tuliskan di buku takdir dan dia tinggal menjalaninya saja.

Baca Juga (Jibril Sumpal Mulut Firaun Khawatir Dia Mendapat Rahmat Allah swt)

∞ Belajar Sabarnya Nabi Ayyub, Sungguh Setelah Kesulitan Ada Kemudahan | prorahasia | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *