utang

√ STOP Jangan Remehkan Hutang Walaupun Sedikit, 7+ Dampak Negatif Hutang

Posted on

Jaman sekarang banyak yang utang tapi ketika di tagih yang galak yang hutang bukan yang mengutangi…

Waktu utang dulu kayaknya kalau di lihat mukanya kasian banget, Kaya orang belum makan 3 hari gitu.

Karena melihat mukanya yang kasian, Minta dengan muka melas dan sangat memohon akhirnya hati kita luluh karena ada rasa kemanusiaan untuk menolong orang yang sedang dalam kesusahan.

Dengan hati yang lapang akhirnya kita meminjamkan uang yang di minta oleh teman kita dengan besaran yang dia minta. Walaupun kadang was was karena banyak berita orang hutang lebih galak dari yang ngutangin.

Dan yang di takuti itu benar terjadi,,,

Ketika dia janji untuk bayar tanggal sekian dan pada waktu itu tiba kemudian kita menagih janjinya.

Dan ternyata berita tentang galaknya orang utang itu benar.

Tiba tiba saja teman kita yang tadinya manusia tiba tiba dalam sekejab dengan ajaib dia berubah jadi macan yang sangat galak karena belum makan dan dalam kondisi kelaparan.

Akhirnya kita di terkam oleh teman kita, Padahal kiat tidak ada salah sedikitpun.

Malah kita sudah sukses berhasil menolong teman kita yang sedang dalam kesusahan dan kita sanggup untuk membantu.

Akhirnya teman terbantu dan teman kita tertolong.

Namun apa kenapa dia jadi kejam kepada kita, apa dia tidak ingat waktu dulu dia minta tolong?

Ngomong Ngomong Apa itu hutang?

Menurut wikipedia utang adalah sesuatu yang dipinjam baik berupa uang ataupun benda. Seseorang / badan usaha yang meminjam disebut debitur. Entitas yang memberikan utang disebut kreditur.

Utang adalah meminjamkan sesuatu entah itu berupa uang ataupun benda yang hukumnya wajib di kembalikan kepada si pengutang karena utang beda dengan memberi.

Kalau memberi kita ikhlas ngasih karena memang ingin ngasih. Kalau utang kita memberi namun harus mengembalikan. Karena sifatnya cuma pinjam bukan minta.

Bagaimana Hukum Hutang Dalam Islam, Hadis Dan Al Quran?

Dalam Hadis :

Di dalam islam ini hutang itu tabu sekali, Dalam islam utang itu tidak di anjurkan karena banyak dampak negatif dari utang itu sendiri.

Rasulullah sendiri pun sering berdoa agar terhindari dari yang namanya utang.

Karena menurut Rasulullah orang yang hutang itu akan menjadi seorang yang pembohong.

Dan ini memang benar.

Karena saya sendiri pengalaman jadi sering berbohong ketika sedang berhutang.

Seperti contoh, kita jadi suka pinjam uang orang lain untuk bayar utang dengan alasan yang bohong dan hal hal lainnya.

Dalam hadis pun sudah banyak yang membahas tentang utang di antaranya :

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah no. 2414)

orang yang tidak bayar utang maka di akhirat nanti bayarnya pakai pahala atau kebaikan yang pernah kita lakukan.

Kalau tidak punya kebaikan gimana? Pernah saya denger sepertinya dosa kita akan di transfer ke dia sesuai dengan jumlah utangnya.

Serem ya?

Disaat kondisi sedang sulit dan mencekam. Dimana cuma kebaikan saja yang bisa menolong disana kita hanya kebaikan. Cuma karena utang semua pahala kita hilang habis karena waktu di dunia kita lupa untuk bayar utang.

Rasulullah SAW bersabda, “Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang.” (HR. Muslim no. 1886) 

Coba hadis kedua betapa parahnya orang yang punya utang.

Orang yang mati syahid itu orang yang di jamin akan masuk surga ketika meninggal.

Contoh orang yang mati syahid adalah orang yang mati dalam jalan Allah SWT.

Orang yang mati syahid semua dosanya di maafkan di ampuni. Namun ada 1 dosa yang tidak di maafkan yaitu dosa hutang.

Ada satu pertanyaan menarik kenapa dosa utang ini sulit untuk di maafkan ?

Bukan sulit untuk di maafkan tapi harus di bayar dan di lunasi.

Karena betapa sakit hatinya orang yang tidak bayar utangnya. Dan barang yang di pinjam itu harus di kembalikan kalau tidak apa bedanya dengan pencuri?

Kabar Bahagia Untuk Yang Punya Hutang

asulullah SAW bersabda, “Allah akan bersama (memberi pertolongan pada) orang yang berhutang (yang ingin melunasi hutangnya) sampai dia melunasi hutang tersebut selama hutang tersebut bukanlah sesuatu yang dilarang oleh Allah.” (HR. Ibnu Majah no. 2400.

Karena Allah akan berikan pertolongannya kepada orang yang berhutang. Dengan syarat jika orang tersebut ada niat untuk membayar hutangnya.

Ada niat untuk bayar utang lalu ikhtiar, misal cari kerja agar dapat uang sehinga uang hasil kerja bisa di pakai buat bayar utang.

Allah akan bantu membayar hutang untuk orang yang dalam hatinya aada niat untuk bayar hutang.

Karena kadang ada orang yang utang terus dia cuek bebek saja. Sama sekali tidak ada niat bayar hutang malah pergi lari entah kemana.

Sampai parahnya tidak peduli lagi dengan hubungan pertemanan atau persaudaraan karena utang. Parah sekali orang yang kaya gini.

Ini asanya bahaya berhutang, karena sekali bisa buat orang jadi depresi, rentang berbuat buruk seperti berbohong dan juga purus persaudaraan.

Jangan anggap remeh yaa utang dengan dampaknya yang besar. Makanya utang ini sebenarnya tidak di sarankan. Kecuali kalau memang mendesak itupun harus ada niat segera membayar.

Bagaimana Utang dalam AL Quran?

Al Quran adalah petunjuk / pedoman untuk manusia dalam hidup. Bagaimana manusia hidup untuk membedakan yang batik dan juga buruk.

Al Quran ini di turunkan Oleh Allah yang Maha Penyayang lagi Maha terpuji lewat utusannya yaitu Baginda Nabi Muhammad SAW.

Yang di tunjukan untuk semua manusia agar belajar bagaimana menjadi manusia yang baik.

Termasuk juga ada bab utang piutang di dalam al quran ini.

Persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua oang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil. (QS. al-Baqarah: 282).

Dalam AL Qurang ketika orang berhutang hendaknya ada saksi.

Biar yang hutang itu tidak ada alasan jika lupa atau pura pura lupa. Karena sesuatu yang di pinjam harus di kembalikan sesuai dengan barang yang di pinjam.

Saking tegasnya dengan masalah utang. Sampai orang yang hutang tetap harus bayar di akhirat walaupun dengan pahala/kebaikan.

Dan juga untuk yang mau utang harus ada saksi, Karena kadang orang yang di hutangi itu pura pura lupa atau lupa beneran padahal pinjaman harus di kembalikan.

Bagaimana Untuk Orang Mau Bayar Hutang Tapi Masih Sulit Dengan Uang?

Dan jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, Maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 280).

Kadang ada orang punya utang, Bukannya dia tidak mau bayar tapi memang masih sulit dan belum punya uang.

Sikap kita untuk saudara kita seperti ini yaitu berikanlah dia kelapangan waktu, walaupun dia janji bayar minggu depan. Namun ternyata pada waktunya masih belum punya uang.

Kasihlah dia waktu lebih panjang untuk dia mencari bekal untuk bayar utang.

Kalau kamu mau mendapatkan pahala yang baik disisi Allah kamu juga bisa lunaskan utang saudara kita ini dengan menanggapnya sebagai sedekah dan itu lebih baik.

Karena perbuatan tersebut sama saja dengan membantu sesama. Dan kita akan dapatkan ganjaran kebaikan.

Awas Jangan Remehkan Hutang Mu Walaupun Cuma Sedikit Karena Selain Banyak Dampak Buruk, Juga Akan Memnbuatmu Rugi dan Sial

Banyak orang yang menyepelekan hutangnya.

Padahal waktu pinjam utang sampai kita tak tega hati melihatnya karena kasian. Dan juga niatnya cuma membantu saja.

Namun kebanyakan orang meremehkan utangnya, Dia menyepelekan utangnya tanpa mempedulikan dirinya sendiri terhadap dosanya dan juga perasaan orang yang mengutanginya.

Lihat dampak negatif atau keburukan orang yang berhutang :

a.Dia tidak masuk surga sebelum hutangnya lunas

Ada riwayat yang menceritakan ini, Bahkan orang yang mati syahidpun yang di jamin masuk surga semua dosanya di ampuni namun ada 1 dosa yang tidak di maafkan yaitu utang!

Bagaimankah keadaan mereka yang berhutang?

Surga adalah tempat yang paling indah yang pernah ada, Semua kenikmatan semua ada di surga.

Orang orang yang berada dalam surga adalah orang orang yang di ridhai Allah semua orang dalam surga adalah orang orang yang semasa hidup selalu berbuat baik.

b. Hidupnya tidak tenang dan selalu gelisah

Walaupun dia tidak bayar utang, Tetap saja orang orang yang utang semua hatinya tidak tenang karena dia mempunyai sesutu yang harus di bayarkan.

Jika tidak di bayarkan akan membuat hari harinya jadi gelisah.

Sekalipun dia tidak ada niat untuk membayar.

Karena utang itu membuat hati tidak tenang. Kamu sendiri yang pernah hutang pengalaman, bagaimana dengan perasaanmu? apakah enak dan nyaman?

Bagaimana perbedaannya ketika kamu tidak hutang?

Orang yang utang hubungannya dengan orang yang ngitangin jadi gak bagus.

Sayang sekali hubungan dengan teman ataupun saudara dekat jadi gak bagus karena kita tidak bayar utang.

Ingat kata pepatah, Hutang adalah pemutus silaturahmi paling tajam!

Karena apa? orang yang hutang kebanyakan mereka malas membauar hutang akibatnya, Dia jadi malas bertemu dengan orang yang pernah menolongnya ketika sedang susah dan terpuruk.

Dan orang yang ngurangin dia jadi makan hati karena resah yang utang tidak kunjung bayar.

Orang yang ngutangin juga kadang malah di hina dan di maki maki oleh orang yang hutang.

Akhirnya yang ngutangin jadi sakit hati dan hubungan keduanya jadi jelek dan pertemanan jadi terputus.

Padahal dalam islam tidak boleh memutus silaturahmi!

Bahkan ada riwayat yang mengatakan tidak bisa masuk surga untuk orang yang belum berdamai sebelum dia saling memaafkan.

Hutang ini menimbulkan perselisihan.

c. Utang menjadikan gelisah di malam hari dan kehinaan di siang hari.

Ini adalah menurut rasulullah sesuai sabdanya.

Kenapa hutang membuat hati menjadi gelisah?

Seperti yang di katakan tadi, bahwa orang hutang harus cepat cepat membauar hutangnya. Sebelum hutan gitu beres hati serasa tidak plong.

Ketenagan hidup jadi hilang dan selalu was was.

Menjadikan kehinaan di siang hari. Jangan mengira kalian keren wahai orang orang hutang.

Punya barang status masih ngutang jangan sok keren.

Orang yang di hutangi dia resah menunggu kamu bayar hutang!

Udah di tolong malah membuat orang susah. Tentu saja ini menjadi kehinaan.

Orang gak niat bayar hutang akan di cap hitam. Dan ketika kamu butuh lagi untuk keperluanmu kayaknya orang lebih milih liat kamu susah menderita dari pada harus ngutangin.

Dari pada diri sendiri menderita, sakit hati, makan hati, lama lama bisa fisik ikutan sakit. Mending gak usah ngutangin dan nyaksiin dia menderita.

Karena tipe orang yang gak niat bayar hutang sayang banget kalau di tolong. Kayak model orang gak tau diri gitu.

d. Stress Dan Depresi

Awas orang depresi akan membuat hidup jadi tidak enak, semua jadi tidak nayamn di lakukan. Bahkan orang depresi banyak yang melakukan bunuh diri karena tidak kuat dengan semrawutnya hidup yang dijalankan.

Orang yang utang bisa depresi loh!

Ketika tagihan keluar terus tiap bulan namun ternyata dia tidak sanggup bayar.

Untuk bayar hutang perlu utang dulu untuk bayar hutang, dan hutang yang dia pinjam juga harus di bayar juga.

Terus menerus dalam kondisi kaya gini, Malah jadinya stress belum lagi dengan masalah yang lainya akhirnya jadi depresi.

Perhatikan Ini Sebelum Berhutang, Agar Tidak Terjadi Peselisihan Dan Bikin Hati Jadi Gelisah

a.Pastikan sanggup untuk membayar hutang

Jangan bikin kacau suasana dan hubungan sosial, Karena gak sanggup demi gengsi untuk membeli sesutu terus ngutang.

Untuk melihat kesanggupa atau tidaknya. Lihat gaji ataukah kamu pekerjaan atau tidak.

Kalau tidak punya kerjaan udah di rumah aja, gak usah royal untuk ngutang ngutang segala.

Jangan bikin susah orang dan bikin orang jadi sakit hati.

Pastikan juga jumah utang lebih kecil dari gaji/penghasilan dari kerja.

Ini guna agar bisa/sanggup membayar di waktu jatuh tempo hutang.

Dan membuat hati jadi tenang, karena disaat waktu tempo datang sanggup membayar dari penghasilan atau gaji kerja.

b. Ada Niat Untuk Bayar Hutang

Kadang orang yang gak tau agama/dosa/perbuatan buruk dia suka ngutang tanpa mikir untuk balikinnya gimana.

Akhirnya menjadi perselisihan, Di antara keduanya.

Kalau ketemu dengan orang yang suka ngutang terus gak bayar karena gak ada niatan untuk bayar.

Udah deh, percaya aja kalau dia datangin lagi. Lebih baik liat dia sakit/menderita atau susah dari pada harus ngutangin.

Apa kamu mau ngelakuain kesalahan kedua kalinya?

Mau sakit hati lagi dan menderita karena melihat dia tidak lagi bayar hutanngya.

Lebih baik simpan saja uangnya dari pada harus ngutangin, Barangkali keluarga di rumah tiba tiba ada kenapa kenapa misal keluarga sakit.

Uang yang di simpan bisa di pakai untuk membantu keluarga dari pada sia sia jatuh ke tangan orang ngutang yang gak tahu diri?

Bagaimana Cara Melunasi Hutang Cepat Sedangkan Kita Tidak Punya Uang?

Punya keinginan untuk melunasi hutang itu sudah bagus.

Karena ada firman Allah yang membantu / menolong orang yang berhuntang asalkan ada niat untuk membayar/melunasi hutangnya.

Ini sebenarnya pertanyaan yang lucu tapi banyak juga orang yang mencari solusi untuk bayar utang tapi tidak punya uang.

Logikanya kalau punya utang 1 juta mau bagaimanapun juga cara melunasinya yaitu dengan ‘uang’ berjumlah 1 juta juga.

Pertanyaan yang paling benar adalah bagaimana caranya agar utang cepat lunas?

Hal pertama sikap seorang muslim adalah niat. Niat untuk membayar hutang.

Karena dengan adanya niat maka Allah akan segan untuk memberikan pertolongannya kepada kita agar kita bisa segera secepat mungkin untuk membayar hutang kita agar kita bisa segera tenang.

Kedua adalah berusahalah, Jika sudah bekerja ingat gaji saat itu pertama langsung gunakan untuk bayar hutang.

Karena kalau tidak atau di tunda tunda bisa bisa tidak bayar bayar. Dan ingat juga orang yang di utangin dia menunggu.

Menunggu orang untuk membayar hutang. Menunggu dalam keresahan dan kegelisahan jiwa.

Kalau nunda nunda selai bikin orang yang nunggu jadi resah, juga bisa jadi lupa.

Kalau sudah lupa akhirnya gak bayar dan dampkanya hidup orang yang utang akan semakin sulit terutama di akhirat nanti ketika utang harus di bayar dengan kebaikannya.

Atau bisa juga dengan membayar hutang dengan cara utang lagi.

Tapi utang lagi disini jangan utqang ke bank atau teman dekat yang berpotensi di kejar kejar utang atau di tagih terusmenerus.

Terus utang kemana?

Utang ke kaka atau adik sendiri.

Karena kalau utang ke keluarga sendiri bayarnya masih ada toleransi.

Dan pastinya kalau lebih santai dan toleransi.

Walaupun kamu utang ke keluarga sendiri tapi tetep. Kerja kalau udah ada uang utang di keluarga kaka/adik tetep di bayar.

Walaupun keluarga juga dia juga butuh uang, Dia menolong karena keluarga saja dan kasihan. Masa tega saudara sendiri dalam kesulitan.

Bagaimana Sikap Kepada Orang Yang Tidak Bayar Hutang?

Di anjurkan dalam islam untuk tetap menagih uang yang di hutangi.

Karena dalam islam jika kita menagih utang sama saja kita menyayangi dia. Karena sangsi orang tidak bayar hutang itu lumayan berat di dunia dan akhirat.

Di dunia hati dia jadi sempit dan mendapat kehinaan dan di akhirat dia di gantung TIDAK BISA MASUK SURGA/DITAHAN.

Sebelum hutangnya terebut terbayarkan!

Jadi walaupun sudah meninggal juga hutang ini tetap di kejar terus.

Seramkan?

Jadi kalau punya utang segerakan di bayar. Karena mau gak mau di paksa atau tidak di paksa utang tetap harus di bayar.

Kita gak perlu bilang kita kita butuh buat ini itu, Dia gak perlu tahu itu.

Yang pasti di pengutang harus bayar hutangnya karena itu hak kita.

Harus pakai bahasa yang tegas.

Karena itu hak kita, dan kedua biar yang hutang tidak seenak dia. Karena kadang orang hutang dia kebanyakan tidak tahu diri. Malah marah marah dan jengkel.

Padahal dia tidak di zolimi sedikitpun.

Walaupun kita nagihnya tegas tetap harus pakai bahasa yang sopan.

Semoga membantu.

Doa, Adalah Salah Satu Cara Nagih Utang Paling Cepat

Pengalaman dari teman, Dia suka nagih susah sekali orang untuk bayar.

Namun dia mencoba dengan berdoa kepada Allah SWT.

Manjur…

Tiba tiba besoknya dia datang dan membawa uang untuk bayar hutang.

Karena pada dsarnya semua yang ada di dunia ini atas kuasa tuhan.Jadi tidak ada salahnya minta utang dengan cara doa.

Karena doa juga salah satu bagian dari usaha/ikhtiar seorang muslim yang tidak sombong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *