Preman Preman Proyek, Situkang Palak Berpakaian Rapi

Pro-rahasia.com, Membahas tentang preman preman proyek bangunan.  Ini merupakan pengalaman saya terjun didunia proyek. Tentu menjadi hal yg sangat berharha untuk saya, karena sya bisa belajar ilmu lapangan secara langsung dan menerapkan teori yang sudah saya pelajari di perkuliahan saya apakah sama atau berbeda.

Untuk teknik pekerjaan mungkin saya sedikit tahu yang sesuai apa yang dikerkalan dilapangan. Yg belum saya banyak tahu dan tentu juga untuk orang orang yang baru lulus diperkuliahan arsitektur atau sipil tak banyak yang masih paham dengan material material dan alat untuk pekerjaan.

Untuk pekerjaan sederhana saja saya masih belum banyak tahu material yang digunakan. Dan tentu dstu merasa masih sangat butuh banyak belajar. Diposisi saya yg harus banyak belajar ini saya bertemu dengan preman preman proyek yang suka menggangu orang orang yang sedang bekerja dilapangan.

Biasanya preman proyekini yg statusnya supervisor disna. Gak tahu apa apa tiba tiba pekerjaan kita jadi salah, Yg benar jadi salah apalai yg salah gak tahu saya seperti apa. Preman proyek ini memperlsulit pekerjaan kita karena mereka belum dikasih jatah.

Selama kita belum ngasih jatah ke mereka, Mereka akan selalu mempersulit pekerjaan kita sekalipun kesalahan kita cuma sedikit. Dulu saya kaget, Kok bisa setiap hari saya dimarahin terus menerus.  Padahal posisi saya masih belajar yg harusnya dibelajari dan dituntun kejalan yang benar.  

Usut punya usut karena sipreman belum dikasih jatah.   Gaklama ada rekan saya datang ke proyek yang ikut membantu pekerjaan. Rekan saya ini memberikan jatah ke sipreman dan tahu kelanjutanya?

Ajib, yg tadi proyek gaduh gak karuan, salah sedikit ribut apalagi salah banyak. Sekarang setelah rekan saya ngasih jatah yg gak seberapa eh tiba tiba si preman tersebut jadi diem, lebih enak, bisa di ajak diskusi. Dulu boro boro, mau nanya aja sudah dipotong pembicaraan saya dan langsung ditinggal pergi sama dia.

Preman Preman Proyek, Situkang Palak Berpakaian Rapi | prorahasia | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *