Jangan Ikut Perang Walau Syahid, Jika Masih Menyimpan Hutang

Pro-rahasia.com, Buat sahabat islam berkata , Jangan bermain – mainya dengan yang namanya utang . Kelihatanya sederhana , tapi hutanglah yang akan memppersulit hidup kamu saat nanti di akhirat dan di hari perhitungan . Kamu serba susah dan semuanya sudah terlambat mau diapakan semua utang kamu .
”Pada saat itu nabi muhammad sedang berjalan” Berdiri di tempat orang yang akan berjihad dan perang . Dan terdengar yang di mana suara tersebut di dengar oleh seluruh manusia .Barangsiapa yang sedang berhutang janganlah ikut perang / berjihad , Karena jika nanti gugur dan tidak mempunyai tinggalan untuk membayarnya maka pulanglah saja , Jangan ikut aku karena mereka tidak akan ikut dalam keadaan cukup ( HR.Razim ,dari abu darda ).
Berjihad memang boleh , apalagi ikut perang di jalan allah , jika ia gugur pasti matinya akan syahid dan allah meletakan orang yang mati syahid di surganya yang tiada kesengsaraan . Tapi allah itu tegas , Berbeda lagi dengan orang yang berhutang .
Karena kasian hak orang lain tidak di kembalikan karena utang , Maka dari itu islam menyarankan untuk segera melunasi utang dengan cepat , Tidak perlu khawatir jika kamu punya utang dan susah untuk membayarnya , Karena janji allah bagi orang yang memiliki niat untuk membayar hutang , pasti allah akan membantu dan mempermudah . Cukup dengan niatan bawwa saya ingin melunasi hutang , bukan hanya niat tapi kamu juga punya tekad besar untuk segera dan secepatnya untuk melunasinya .
”Allah memanggil orang – orang yang berhutang pada hari kiamat nanti , Lalu datang kepadanya , Kemudian di katakan kepadanya , Hai manusia untuk keperluan apa kau berhutang ? Dan untuk apa kau sia – siakan hak orang ? Dan mereka menjawab ya tuhan engkau maha mengetahui , bahwa aku berhutang
 tidak untuk makan , tidak untuk minum , tidak untuk membeli pakaian dan tidak pula juga untuk di hambur – hamburkan . Tapi aku berhutang karena ada bencana alam seperti kebakaran , kecurian atau karena kerugian karena perdagangan. Allah mejawab , benarlah hambakau kalau begitu biarlah aku saja yang membayar hutang – hutangmu.
Lalu allah meminta sesuatu , Maka di simpan pada mangkuk timbangan amal . Maka amal – amalnya baiknya yang lebih berat dari pada amalan kejahatanya . Maka masuklah ia ke surga berkat rahmatnya . ( HR . Ahmad ).
Baca Juga (Sahabat Nabi Dengan Jasad Masih Utuh Walaupun Sudah 1400 Tahun Yang Lalu)
Jangan Ikut Perang Walau Syahid, Jika Masih Menyimpan Hutang | prorahasia | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *