Banyak Kasus Manusia ”Diset’ubuhi” Genderuwo, Mengapa Demikian?

Pro-rahasia.com, Masih seputar tentang fakta mahluk halus , Banyak yang percaya bahwa genderuwo suka menye*tubuhi wanita yang masih perawan dari bangsa manusia , Apakah itu benar ? Yup benar , karena ada kemungkinan besar jin berhubungan i*ntim dengan manusia dan sebaliknya manusia dapat berhubungan dengan bansgsa jin.

Tapi dengan cara tertentu sehingga hal tersebut bisa terjadi , Tidak semena – mena jin dapat menggauli manusia seenaknya saja.Sama hal nya dengan orang yang berkomunikasi dengan bangsa jin , Ada bisa melihat kan orang – orang yang memiliki kemampuan berbicara dan bisa melihat emreka secara langsung ? Yup mereka tidak serta merta dapat melihat mereka begitu saja karena mereka melalui beberapa proses sehingga mereka dapat melihat dan berkomunikasi dengan mereka.

genderuwo

Okey secara logika , manusia saja ada yang bisa melihat wujud dan dapat komunikasi dengan mereka jadi tidak menutup kemungkinan jika manusia juga bisa berhubungan dengan bangsa dari kaum jin.Hal ini juga sudah sering terjadi dan sudah banyaj hadits yang membahas tentang ini.

Ada satu hal yang perlu anda tahu , Bahwa manusia tidak akan bisa melihat jin dengan alasan apapun.Jadi jika anda yang mengaku pernah melihat jin mungkin itu hanya penampakanya dan perwujudannya saja ke bentuk lain.Karena manusia hanya bisa melihat bangsa jin yang sudah merubah dirinya ke bentuk lain.

Dan manusia tidak bisa melihat jin kecuali dengan cara islam , Yakni melalui mengamalkan hadits rasul dan al quran.Selain cara islam di atas bisa di pastikan itu cara musyrik yang tidak sesuai dengan ajaran islam.Pasti anda juga sering mendengar kalau mau melihat hantu seperti kuntilanak harus menggunakan ceker ayam , dupa dll.Hmm cara tersebut bisa jadi menyimpang dari agama islam karena sudah di jelaskan tadi selai n menggunakan hadits dan al quran maka cara di atas adalah musyrik.

Baca Juga (Tipe Orang Yang Paling Mudah Diganggu Bangsa Jin)

Banyak Kasus Manusia ”Diset’ubuhi” Genderuwo, Mengapa Demikian? | prorahasia | 4.5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *